Lomba Inovasi Daerah

Tahun 2024

Lomba Inovasi Daerah

Tahun 2024

Data Inovasi

Nama Inovasi KeMiSTRI Kelas suaMi Sayang isTri
Bentuk Inovasi Pelayanan Publik
Inisiator Inovasi Mimie Aryanti, S.ST
Tahapan Inovasi Penerapan
Jenis Inovasi Non Digital
Urusan Inovasi Kesehatan
Rancang Bangun

Program Kesehatan Ibu dan Anak yang telah dilaksanakan selama ini, bertujuan untuk meningkatkan status derajat kesehatan ibu dan anak serta menurunkan AKI dan AKB, (Depkes RI,2003). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 21 Tahun 2021 Tentang penyelenggaraan pelayanan Kesehatan masa sebelum hamil, masa hamil, persalinan,dan masa sesudah melahirkan, pelayanan kontrasepsi dan pelayanan Kesehatan seksual dan masa sesudah melahirkan, pelayanan kontrasepsi. Rencana Pembangunan Nasional berfokus pada peningkatan kesehatan ibu, anak, KB,dan kesehatan reproduksi serta percepatan perbaikan gizi masyarakat yang dilakukan melalui penguatan pelayanan dasar termasuk dalam prioritas nasional. Dengan target angka kematian ibu menjadi 183 kematian per 100.000 kelahiran hidup, angka kematian bayi menjadi 16 kematian per 100.000 kelahiran hidup, prevalensi stunting (pendek dan sangat pendek) pada balita sebesar 14% dan prevalensi wasting (kurus dan sangat kurus) pada balita sebesar 7%, dibutuhkan strategi khusus yang efektif dan efisien dalam proses pencapaian target tersebut.

Penyebab Angka Kematian Ibu adalah hipertensi dalam kehamilan (preeklamsi dan eklampsi), perdarahan pasca persalinan, Sepsis, Infeksi dan komplikasi masa nifas. Ini menunjukkan bahwa masih rendahnya dukungan suami terhadap istri pada saat periode kehamilan dan persalinan, hal ini akan berdampak pada kematian ibu dan bayi dan akan menjadi masalah yang serius bagi perkembangan suatu daerah.  

Buku Kesehatan Ibu dan anak (Buku KIA) berisi informasi kesehatan untuk ibu, sejak masa hamil, saat melahirkan, masa nifas dan berlanjut untuk mencatat kesehatan bayi baru lahir sampai anak berusia 6 tahun. Buku KIA harus dibaca dan dimengerti oleh ayah, bunda dan anggota keluarga yang lain.

Tahun 2023 cakupan Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil di Kecamatan Bunguran Timur sesuai standar (K1) untuk capaian Puskesmas Ranai sudah mencapai 102,06% Pelayanan periksaan K4 dan K6 masih dibawah target yaitu K4 82,07 %, sedangkan K6 baru mencapai 70%  dari target yang harus dicapai yaitu 100%, Sedangkan pendampingan keluarga khususnya suami ketika ibu hamil dan persalianna belum sepenuhnya didampingi oleh suami, padahal pendampingan oleh suami ketika pemeriksaa kehamilan dan persalinan  sangat memotivasi ibu hamil dan ikatan batin antara janin dengan kedua orang tuanya.

Langkah-langkah KeMiSTri Natuna adalah sebagai berikut :

  1. Melakukan pendataan Jumlah Ibu hamil yang ada di Kecamatan Bunguran Timur
  2. Melakukan pendataan jumlah kelas ibu hamil di setiap kelurahan dan Desa
  3. Membuat Jadwal pertemuan kelas ibu hamil di setiap kelas ibu hamil di kelurahan dan desa
  4. Membuat undangan melalui WA group ibu hamil yang ada di kelurahan dan desa, serta mengundang suami ibu hamil untuk hadir pada kelas ibu hamil.
  5. Menganjurkan Suami untuk mendampingi ibu hamil saat kelas ibu hamil dan persalinan
Ayah nya membawa anak ke Posyandu untuk dilakaukan penimbangan dan imunisasi
Tujuan Inovasi

Tujuan KeMiSTri Natuna adalah  :

  1. 100% mendapatkan pelayanan Ante Nata Care mulai dari K1
  2. 100% mendapatkan pelayanan Ante Nata Care pada saat K4
  3. 100% mendapatkan pelayanan Ante Nata Care pada saat K6.
  4. Terlaksananya kelas KeMiSTri di setiap desa dan kelurahan
  5. Menekan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi
  6. Mengoptimalkan keluarga khususnya suami untuk selalu siaga pada saat istri hamil dan persalinan.
Masyarakat, pemerintah dan organisasi (lintas sektoral) ikut berpartisifasi dalam promosi, suami siaga pada saat  ibu hamil atau pada saat bersalin.
Manfaat Inovasi

Manfaat KeMiSTri Natuna adalah :

  1. Meningkatkan pengetahuan, merubah sikap dan perilaku baik ibu hamil dan suami dalan masa kehamilan
  2. Meningkatkan dukungan psikologis dan Kesehatan ibu selama kehamilan sampai persalinannya
  3. Agar tidak ada lagi Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi
  4. Agar suami selalu mendampingi istri setiap pemeriksaan kehamilan dan persalinan.
  5. Agar suami membawa ketentraman bagi istri yang akan bersalin dan memberikan dukungan fisik dan dukungan moral
  6. Agar masyarakat, pemerintah dan organisasi (lintas sektoral) ikut berpartisipasi dalam promosi, penting pendampingan oleh suani kketika ibu melahirkan atau pada saat bersalin.
Hasil Inovasi

Hasil  KeMiSTri Natuna adalah  :

  1. 100% pemeriksanan ANC ibu hamil didampingi oleh suami baik di fasilitas Kesehatan maupun di kelas ibu hamil
  2. 0% Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi di Natuna.
  3. Dapat terdeteksi / ditanggulangi dengan cepat kasus yang terjadi pada masa kehamilan dan persalinan karena peran suami cepat tanggap
  4. 100% ibu hamil bersalin di fasilitas pelayan kesehaatan
  5. 100% jumlah kehadiran kunjungan kelas ibu hamil yang di dampingi suami.
  6. Keterlibatan langsung masyarakat dan lintas sectoral dalam menekan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi di Natuna
Semua ibu hamil dapat dilayani oleh tenaga Kesehatan khususnya bidan.
Waktu Ujicoba 01-06-2023
Waktu Implementasi 22-07-2023

Keterisian Indikator

No Indikator Keterangan Parameter Bukti Dukung Skor
1 Regulasi Inovasi * Regulasi yang menetapkan nama-nama inovasi daerah yang menjadi landasan operasional penerapan inovasi daerah
2 Ketersediaan SDM Terhadap Inovasi Daerah * Jumlah SDM yang mengelola inovasi daerah (Tahun Terakhir)
3 Dukungan Anggaran Anggaran Inovasi Daerah dalam APBD dengan tahapan inisiasi (Penyampaian ide, rapat, proposal, penulisan kajian), ujicoba (pilot project, perekayasaan, laboratorium lapangan, dan sejenisnya), dan penerapan (penyediaan sarana prasarana, sumber daya manusia dan layanan, bimtek, urusan jenis layanan)
4 Alat Kerja Alat kerja dalam pelaksanaan Inovasi yang diterapkan
5 Bimtek Inovasi Peningkatan kapasitas dan kompetensi pelaksana inovasi daerah baik sebagai penyedia atau penerima bimtek
6 Integrasi Program Dan Kegiatan Inovasi Dalam RKPD Inovasi Perangkat Daerah telah dituangkan dalam program pembangunan daerah
7 Keterlibatan aktor inovasi Keikutsertaan unsur Stakeholder dalam pelaksanaan inovasi daerah (T-1 dan T-2)
Unsur Stakeholder meliputi:
Pemerintah;
Pelaku Bisnis;
Komunitas;
Akademisi;
Media Massa, dsb
8 Pelaksana Inovasi Daerah Penetapan Tim pelaksana inovasi daerah
9 Jejaring Inovasi Jumlah Perangkat Daerah yang terlibat dalam penerapan inovasi (dalam 2 tahun terakhir)
10 Sosialisasi Inovasi Daerah Penyebarluasan informasi kebijakan inovasi daerah (2 tahun terakhir)
11 Pedoman Teknis Ketentuan dasar Penggunaan inovasi daerah berupa buku petunjuk/manual book
12 Kemudahan Informasi layanan Kemudahan mendapatkan informasi layanan
melalui metode sebagai berikut :
Manual, seperti: tatap muka/jemput bola/noken/unit pelayanan administrasi;
Hotline, seperti: layanan email/telp;
Media Sosial, seperti: instagram/facebook/whatsapp, dsb;dan
Layanan Online, melalui website/web-aplikasi/aplikasi mobile (android atau ios).
13 Kemudahan Proses Inovasi yang Dihasilkan Waktu yang diperlukan untuk memperoleh proses penggunaan hasil inovasi
14 Penyelesaian Layanan Pengaduan Rasio Penyelesaian Pengaduan dalam tahun terakhir (Jumlah Pengaduan yang ditindaklanjuti/Jumlah Pengaduan
15 Layanan Terintegrasi Jaringan Prosedur yang dibuat secara daring (2 tahun terakhir)
16 Replikasi Inovasi Daerah telah direplikasi oleh daerah lain (T-2 s/d T-1)
17 Kecepatan Inovasi * Satuan waktu yang digunakan untuk menciptakan inovasi daerah
18 Kemanfaatan Inovasi * Jumlah pengguna atau penerima manfaat inovasi daerah (2 tahun terakhir)
19 Monitoring dan evaluasi Inovasi Daerah Kepuasan pelaksanaan penggunaan inovasi daerah (2 tahun terakhir)
20 Kualitas Inovasi Daerah * Kualitas inovasi daerah dapat dibuktikan dengan video penerapan inovasi daerah (2 Tahun Terakhir)
Data Pendukung:
ketentuan video memvisualisasikan 5 substansi:
1. Latar belakang inovasi;
2. Penjaringan ide;
3. Pemilihan ide;
4. Manfaat inovasi; dan
5. Dampak inovasi.
Video inovasi dilengkapi dengan cover thumbnail dan ada logo Kabupaten Natuna dan Kemendagri.